Christien Meindertsma
1,329,143 views • 8:54

Halo. Saya ingin memulai pembicaraa ini dengan dua pertanyaan, yang pertama adalah: Berapa banyak dari anda di sini yang makan daging babi? Tolong angkat tangan anda. Oh, ada banyak. Dan berapa banyak yang pernah melihat babi hidup yang menghasilkan daging ini? Dalam setahun terakhir?

Di Belanda, di mana saya berasal, anda tidak pernah melihat babi, yang merupakan hal aneh, karena, dengan jumlah penduduk 16 juta orang, kami memiliki 12 juta ekor babi. Dan, tentu saja, orang Belanda tidak dapat memakan habis semua babi ini. Mereka makan sekitar sepertiganya, dan sisanya diekspor ke berbagai negara di Eropa dan segala penjuru dunia. Ekspor yang cukup besar adalah ke Inggris, Jerman.

Dan apa yang membuat saya penasaran — karena berdasarkan sejarah, seluruh bagian tubuh babi akan digunakan jadi tidak ada yang dibuang ... dan saya penasaran untuk mencari tahu jika hal ini masih benar sampai sekarang. Dan saya menghabiskan sekitar tiga tahun untuk menelitinya. Saya mengikuti perjalanan babi ini babi bernomor "05049" sampai akhir dan produk-produk apa yang dihasilkannya. Dan pada tahun-tahun itu, saya bertemu berbagai macam orang, seperti, peternak dan tukang daging, yang tampak logis. Namun saya juga bertemu pembuat cetakan aluminium, pembuat amunisi dan segala jenis pekerjaan. Dan apa yang mengejutkan saya adalah para peternak sebenarnya tidak tahu benda apa saja yang dibuat dari babi-babi mereka, namun para konsumen — seperti kita — juga tidak tahu keberadaan babi di semua produk-produk ini.

Jadi yang saya lakukan adalah, saya mengambil hasil penelitian ini, dan saya membuatnya menjadi — pada dasarnya katalog produk-produk dari babi ini dan ada hiasan berbentuk telinga babi di bagian belakangnya Buku ini terdiri dari tujuh bab, yaitu kulit, tulang, daging, organ dalam, darah, lemak, dan yang lainnya. (Tawa) Secara total, beratnya 103,7 kilogram. Dan untuk menunjukkan seberapa sering anda sebenarnya bertemu dengan bagian dari babi ini setiap hari saya ingin menunjukkan beberapa gambar di dalam buku ini.

Anda mungkin mengawali hari dengan mandi. Di dalam sabun, asam lemak dibuat dari rebusan lemak tulang babi yang digunakan sebagai bahan pengeras, juga memberikan efek warna seperti mutiara. Lalu jika anda melihat di sekitar kamar mandi, anda menjumpai banyak produk lain seperti sampo, conditioner, krim anti kerut, losion tubuh, dan juga pasta gigi. Sehingga sebelum sarapan anda sudah bertemu babi berkali-kali. Lalu, sewaktu sarapan, bagian babi yang bersama anda, adalah bulunya, atau protein dari bulu babi yang digunakan sebagai pengembang adonan. (Tawa) Itulah yang dikatakan oleh produsennya, "pengembang". Anda tahu, tentu saja di mentega rendah lemak, atau di banyak produk rendah lemak lainnya saat anda mengurangi lemaknya, sebenarnya rasa dan teksturnya akan hilang. Sehingga yang mereka lakukan adalah mereka memasukkan kembali gelatin untuk menjaga teksturnya.

Saat anda pergi bekerja, di jalanan atau di bawah gedung-gedung yang anda lihat mungkin anda menjumpai ubin-ubin beton, yang merupakan beton yang sangat ringan yang sebenarnya memiliki protein dari tulang dan seutuhnya dapat digunakan kembali. Pada rem kereta api, setidaknya kereta api buatan Jerman, ada bagian dari remnya yang terbuat dari abu tulang. Dan di kue keju dan berbagai jenis makanan penutup seperti mousse coklat, tiramisu, puding vanila, semua yang ada di dalam pendingin di supermarket, mengandung gelatin untuk membuatnya tampak bagus. Porselin berbahan tulang dari Cina — inilah klasik yang sesungguhnya. Tentu saja, tulang di dalam porselin ini membuatnya tembus cahaya dan juga kuat, sehingga dapat berbentuk bagus seperti ini, seperti rusa ini.

Dalam dekorasi interior, babi sebenarnya juga ada. Ada yang digunakan di dalam cat untuk tekstur dan kilauannya. pada amplas, "lem tulang" sebenarnya adalah perekat dari butiran pasir dan kertasnya. Dan juga pada kuas cat, bulunya digunakan karena, tampaknya, bulu itu sangat cocok untuk membuat kuas karena sifatnya yang keras.

Saya tidak merencanakan untuk menunjukkan gambar daging karena, tentu saja, setengah buku itu adalah tentang daging, dan mungkin anda semua tahu daging apa itu. Namun saya tidak ingin melewatkan yang satu ini, karena hal ini, ini disebut "pemotongan daging dengan porsi yang dikendalikan." Dan daging ini dijual pada bagian makanan beku di supermarket. Dan ini adalah ... ini sebenarnya bistik. Jadi, ini adalah daging sapi namun apa yang terjadi saat anda menyembelih sapi — paling tidak di pabrik-pabrik peternakan — ada potongan-potongan kecil dari bistik yang tertinggal namun tidak dapat dijual sebagai bistik, sehingga mereka merekatkan potongan-potongan ini bersama dengan fibrin dari darah babi menjadi sosis yang sangat besar ini, lalu membekukan sosis ini, memotongnya kecil-kecil lalu menjualnya lagi sebagai bistik. Hal yang sama sebenarnya juga dilakukan dengan tuna dan kerang. Lalu, anda mungkin minum bir bersama bistik. Dalam proses pembuatannya, ada banyak benda yang membuat bir menjadi keruh dan untuk menghilangkan kekeruhan ini, yang dilakukan oleh beberapa perusahaan adalah mereka mengalirkan bir ini melalui samacam saringan gelatin untuk menghilangkan kekeruhan itu. Dan hal ini juga sebenarnya dilakukan dalam pembuatan anggur dan jus buah.

Ada sebuah perusahaan di Yunani yang memproduksi rokok ini yang mengandung hemoglobin babi pada filternya. Dan menurut mereka, seolah-olah ada paru-paru buatan pada filternya. (Tawa) Jadi, sebenarnya ini adalah rokok yang sehat. (Tawa) kolagen suntik — atau sejak tahun 70-an, kolagen dari babi — telah digunakan untuk menyuntik kerutan-kerutan. Dan alasannya adalah babi sebenarnya cukup dekat dengan manusia, sehingga kolagennya juga cukup dekat. Baiklah, ini pasti hal teraneh yang saya temukan. Ini adalah peluru dari perusahaan amunisi yang sangat besar di Amerika.

Dan saat saya membuat buku ini, saya menghubungi produsen produk ini, karena saya ingin mereka mengirimkan contoh asli dan model yang asli. Jadi saya mengirimkan email kepada perusahaan ini dan berkata, "Halo. Saya Christien. Saya melakukan penelitian ini. Bisakah anda mengirimkan saya sebutir peluru?" (Tawa) Saya tidak mengira mereka akan menjawab email saya. Namun mereka menjawab, dan berkata, "Terima kasih atas email anda. Kisah yang menarik. Apakah anda memiliki hubungan dengan pemerintah Belanda?" Saya rasa hal itu sangat aneh, seolah pemerintah Belanda pernah mengirim email.

(Tawa)

Lalu, hal yang paling indah yang saya temukan, setidaknya saya pikir demikian, di dalam buku ini, adalah katup jantung. Ini sebenarnya benda berteknologi rendah namun juga berteknologi tinggi pada waktu yang bersamaan. Teknologi rendah karena sebenarnya ini adalah katup jantung babi yang ditempelkan pada benda berteknologi tinggi yaitu bingkai logam ini. Dan yang terjadi adalah benda ini dapat dicangkokkan pada jantung manusia tanpa operasi terbuka. Dan saat benda ini berada pada tempat yang tepat mereka melepas selubung luarnya, dan katup jantung ini, berbentuk seperti ini, dan seketika itu juga jantung itu mulai berdetak. Ini benar-benar saat yang ajaib. Dan sebenarnya ini dilakukan oleh perusahaan Belanda. Sehingga saya meneleponnya dan bertanya, "Bolehkah saya meminjam katup jantung dari anda?" Dan pembuat benda ini sangat antusias. Lalu mereka berkata, "Baik, kami akan menaruhnya di dalam toples dengan formalin untuk anda, dan anda dapat meminjamnya." Bagus. Lalu tidak ada kabar apa-apa dari mereka selama berminggu-minggu, sehingga saya menelepon dan bertanya, "Apa yang terjadi dengan katup jantungnya?" Dan mereka berkata, "Direktur perusahaan ini memutuskan untuk tidak meminjamkannya karena dia tidak ingin produknya dihubung-hubungkan dengan babi."

(Tawa)

Baiklah, produk terakhir dari buku ini yang akan saya tunjukkan adalah energi terbarukan — sebenarnya, untuk menunjukkan bahwa pertanyaan pertama saya jika babi akan digunakan sampai potongan terakhir, benar. Ternyata benar, karena semua bagian babi yang tidak dapat digunakan untuk hal lain digunakan sebagai bahan bakar yang dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan.

Secara keseluruhan, saya menemukan 185 produk. Dan apa yang mereka tunjukkan adalah, pertama, setidaknya harus dikatakan aneh jika kita tidak memperlakukan babi-babi ini sebagai raja dan ratu. Kedua, bahwa sebenarnya kita tidak tahu apa bahan pembuat dari produk-produk di sekitar kita.

Anda mungkin berpikir saya benar-benar suka dengan babi, namun sebenarnya — memang sedikit suka — namun saya lebih menyukai bahan-bahan mentah secara umum. Dan saya berpikir, bahwa untuk menjaga bahan-bahan dari produk-produk kita dengan baik — ternak, biji-bijian, tanaman, bahan-bahan tidak terbarukan, dan juga orang-orang yang menghasilkan produk ini — hal paling pertama adalah mengetahui bahwa mereka sebenarnya ada di sana.

Terima kasih banyak.

(Tepuk tangan)