Apakah ada kehidupan selain di Bumi? Saya bekerja di Institut SETI. Hampir seperti nama saya, SETI: "Pencarian Kecerdasan di Luar Angkasa." Dengan kata lain, saya mencari alien, dan saat saya bercerita di pesta-pesta, biasanya mereka melihat saya dengan tatapan tidak percaya. Saya mencoba membuat wajah saya tampak tanpa ekspresi. Kini, banyak orang merasa bahwa gagasan ini sangat idealis, konyol, dan mungkiin tanpa harapan, namun saya hanya ingin sedikit berbagi tentang mengapa saya berpikir pekerjaan saya ini istimewa, dan memberikan sedikit dorongan bagi saya untuk masuk ke pekerjaan ini, jika Anda menyebutnya demikian. Hal ini -- ups, bisa kita kembali? Halo, masuklah, Bumi. Ini dia. Baiklah. Inilah Observatorium Radio Lembah Owens di belakang Sierra Nevada, dan di tahun 1968 saya bekerja di sana mengumpulkan data untuk tesis saya. Di sana sangat sepi, cukup membosankan, hanya mengumpulkan data, sehingga saya menghibur diri dengan mengambil foto dari teleskop atau saya sendiri, karena, Anda tahu, di malam hari, saya adalah satu-satunya orang dalam radius 30 mil. Jadi inilah foto saya. Observatorium ini baru saja membeli buku baru yang ditulis oleh kosmolog Rusia bernama Joseph Shklovsky, yang lalu diperluas, diterjemahkan, dan disunting oleh astronom Cornell yang tidak terkenal bernama Carl Sagan. dan saya ingiat saat membaca buku ini pada jam 3 pagi di mana buku ini menjelaskan bahwa antena yang saya gunakan untuk mengukur putaran galaksi dapat juga digunakan untuk berkomunikasi, untuk mengirimkan sedikit informasi dari satu tata surya ke tata surya lainnya. kini pada jam 3 pagi saat Anda sendirian, kurang tidur, tampaknya itu sangat romantis, namun karena iitulah -- kenyataan bahwa Anda dapat membuktikan ada seseorang di luar sana dengan teknologi yang sama -- yang sangat menarik saya 20 tahun kemudian saat saya menerima pekerjaan di Institut SETI. Kini, saya harus berkata bahwa ingatan saya sangat buruk, bahkan saya sering bingung akan apakah kisah saya mengandung kebenaran atau saya hanya, Anda tahu, salah mengingat, namun baru-baru ini saya baru menyalin negatif film lama saya dan sudah pasti Anda dapat melihat buku Shklovsky and Sagan di bawah alat penghitung analog itu. Jadi hal ini benar. Baiklah, gagasan untuk melakukan hal ini, bukanlah gagasan lama saat saya membuat foto itu. Idenya datang dari tahun 1960, saat seorang astronom muda bernama Frank Drake menggunakan antena ini di West Virginia, menunjuk pada beberapa bintang yang dekat dengan harapan dapat mencuri dengar makhluk luar angkasa. Frank tidak mendengar apapun. Sebenarnya mendengar, namun ternyata itu suara angkatan udara Amerika yang tidak termasuk kecerdasan luar angkasa. Namun gagasan Drake menjadi sangat populer karena gagasan itu sangat menarik -- saya akan kembali ke sana -- dan dengan dasar percobaan yang tidak berhasil ini, kami telah melakukannya di SETI sejak itu, tidak secara terus menerus, namun sejak saat itu. Kami masih belum mendengar apapun. Kami masih belum mendengar apapun. Sebenarnya, kami tidak tahu tentang kehidupan di luar Bumi namun saya merasa hal itu akan segera berubah, dan alasannya karena sebagian adalah, bagian besar alasan mengapa saya merasa hal itu akan berubah adalah karena peralatan yang ada menjadi lebih baik. Inilah Alien Telescope Array, yang berjarak sekitar 350 mil dari tempat Anda berada sekarang. Inilah alat yang sekarang kami gunakan untuk melacak kehidupan luar angkasa, dan peralatan elektronik juga telah jauh lebih baik. Inilah peralatan Frank Drake di tahun 1960. Inilah Alien Telescope Array sekarang ini. Beberapa cendekiawan yang memiliki banyak waktu telah memperhitungkan bahwa percobaan baru ini sekitar 100 triliun kali lebih baik dibandingkan percobaan di tahun 1960, 100 triliun kali lebih baik. Itulah tingkat kemajuan yang akan terlihat bagus di kartu laporan Anda. Namun hal yang tidak dihargai oleh khayalak adalah sebenarnya percobaan ini menjadi lebih baik dan akibatnya, cenderung lebih cepat. Ada sebuah grafik di sini, dan setiap kali Anda menunjukkan grafik, 10 persen dari penonton Anda menghilang. Saya memiliki 12 grafik. (Tawa) Namun yang saya gambar di sini hanyalah angka yang menunjukkan kecepatan kami mencari. Dengan kata lain, kami mencari jarum di tumpukan jerami. Kami tahu seberapa besar jerami itu. Sebesar galaksi. Namun kami tidak lagi mencari di dalam jerami dengan sendok teh, namun dengan traktor, karena kecepatannya meningkat. Sebenarnya, bagi Anda yang masih sadar dan ahli dalam matematika, Anda akan melihat bahwa ini adalah grafik semi-log. Dengan kata lain, laju peningkatannya eksponensial. Kini, eksponensial adalah kata yang terlalu banyak muncul. Anda mendengarnya di media setiap saat. Mereka tidak benar-benar paham arti eksponensial itu, namun grafik ini eksponensial. Sebenarnya, kecepatannya berlipat ganda setiap 18 bulan, dan tentu saja setiap setiap anggota digerati akan tahu tentang Hukum Moore. Jadi ini berarti bahwa selama 24 tahun ke depan, kita akan dapat melihat pada sistem 1 juta bintang, satu juta bintang, dan mencari sinyal yang akan membuktikan ada kehidupan di sana. Satu juta bintang, menarik bukan? Maksud saya, berapa banyak dari bintang itu yang memiliki planet? Dan kenyataannya adalah, kita tidak tahu jawabannya, 15 tahun yang lalu, dan sebenarnya kita masih tidak tahu jawabannya 6 bulan yang lalu. Namun kini kita tahu. Hasil yang terbaru menunjukkan bahwa hampir setiap bintang memiliki lebih dari satu planet. Hall itu ibarat anak kucing. Jika kucing memiliki anak tidak hanya akan ada satu, ada sekelompok anak kucing. Jadi sebenarnya, perkiraan tentang jumlah planet yang ada di galaksi kita cukup tepat, sebagai selingan, hanya di galaksi kita, dan saya ingatkan kepada mereka yang awam dalam astronomi bahwa galaksi kita hanyalah satu dari 100 miliar galaksi yang dapat kita lihat dengan teleskop. Ada banyak perumahan, namun tentu saja kebanyakan planet ini tidak akan bernilai, seperti Merkurius atau Neptunus. Neptunus mungkin tidak terlalu besar dalam kehidupan Anda. Jadi pertanyaannya adalah, seberapa banyak dari planet ini yang cocok untuk kehidupan? Kita juga tidak tahu jawabannya namun kita akan mempelajari jawabannya tahun ini, berkat Teleskop Luar Angkasa Kepler milik NASA, dan sebenarnya, "smart money," yaitu orang-orang yang bekerja dalam proyek ini mengatakan bahwa jumlah planet yang mungkin cocok untuk kehidupan mungkin adalah 1 dari 1.000 planet, 1 dari 100 planet, sekitar angka itu. Walaupun kita mengambil perkiraan yang paling kecil, 1 berbanding 1.000, itu berarti jumlah sepupu Bumi di galaksi kita saja ada sekitar 1 miliar planet Baiklah, ada angka yang besar sekali, namun sebagian besar angka ini memang besar, jadi pikirkanlah. Ada banyak perumahan di alam semesta ini, dan jika kita hanyalah salah satu dari perumahan di mana ada penghuni yang menarik, yang membuat Anda menjadi keajaiban, dan saya tahu Anda senang berpikir bahwa Anda adalah keajaiban namun jika Anda orang ilmiah, Anda akan tahu dengan cepat bahwa setiap kali Anda berpikir, Anda adalah keajaiban, Anda salah, jadi mungkin bukan seperti ini. Jadi intinya adalah: Karena meningkatnya kecepatan dan luasnya perumahan yang dapat dihuni di alam semesta ini, saya memperkirakan bahwa kita akan mendengar sinyal dalam 24 tahun. Dan saya cukup yakin untuk bertaruh dengan Anda: Kita akan menemukan makhluk luar angkasa dalam 24 tahun ke depan atau saya akan mentraktir Anda secangkir kopi. Itu tidak buruk bukan, dalam 24 tahun ke depan Anda membuka internet dan ada berita tentang sinyal dari luar angkasa atau Anda mendapat secangkir kopi. Kini, saya akan mengatakan beberapa aspek dari hal ini yang mungkin tidak dipikirkan, yaitu apa yang terjadi? Seandainya yang saya katakan ini benar. Maksud saya, siapa tahu, namun seandainya benar. Seandainya dalam 24 tahun ke depan, kami menerima sinyal lemah yang mengatakan bahwa kita memiliki teman. Apa dampaknya? Apa akibatnya? Saya mungkin ada pada titik nol untuk masalah ini. Saya tahu apa akibatnya bagi saya karena kami pernah mendapat sinyal yang salah. Ini adalah foto yang saya buat sekitar jam 3 pagi pada tahun 1997 di Mountain View, saat kami melihat monitor komputer karena kami mendapat sinyal yang kami pikir, "Ini sungguhan." Dan saya terus menunggu Men In Black keluar. Saya terus menunggu -- saya terus menunggu telepon ibu saya, telepon dari seseorang, atau dari pemerintah. Tidak ada yang menelepon. Tidak ada yang menelepon. Saya sangat gugup sehingga saya tidak dapat duduk. Saya hanya berjalan ke sana kemari mengambil foto, hanya untuk melakukan sesuatu. Jam 9.30 pagi, dengan kepala tertunduk di meja saya karena saya tidak tidur semalaman, telepon berdering dan itu dari New York Times. Dan saya rasa ada pelajaran dari hal ini yaitu jika kami menerima sinyal, media massa akan terlibat lebih cepat dibandingkan bola menggelinding. Sangat cepat. Anda boleh percaya. Tidak ada rahasia. Itulah yang terjadi pada saya. Hal itu menghancurkan minggu saya karena apapun yang saya rencanakan sselama 1 minggu ini batal. Namun bagaimana dengan Anda? Apa yang akan terjadi pada Anda? Jawabannya adalah kita tidak tahu. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada Anda dalam jangka panjang, bahkan dalam jangka pendek. Maksud saya, itu akan seperti bertanya pada Chris Columbus pada tahun 1491, "Hei, Chris, apa yang akan terjadi jika ternyata ada benua di antara tempat ini dan Jepang, tempat tujuan anda, apa akibatnya bagi umat manusia jika ternyata hal itu benar?" Dan saya rasa Chris mungkin akan memberikan beberapa jawaban yang mungkin tidak Anda pahami, namun mungkin juga tidak benar, dan saya rasa memperkirakan apa arti dari menemukan makhluk luar angkasa itu juga tidak dapat kita perkirakan. Namun inilah beberapa hal yang dapat saya katakan. Sebagai permulaan, itu akan menjadi masyarakat yang jauh lebih maju dibandingkan kita. Anda tidak akan mendengar sinyal dari manusia purba. Mereka tidak memiliki pemancar. Mereka akan lebih maju dari kita, mungkin beberapa ribu tahun, mungkin beberapa juta tahun, namun pada dasaranya lebih maju daripada kita dan artinya, jika Anda dapat memahami apa yang mereka katakan, mereka mungkin juga dapat memperoleh sejarah dengan mendapat informasi dari masyarakat yang jauh lebih maju dibandingkan kita. Mungkin Anda berpikir ini terlalu dibesar-besarkan, dan mungkin Anda benar, namun demikian, hal ini dapat dibayangkan, dan Anda tahu, Anda dapat membayangkan hal ini seperti memberikan pelajaran Bahasa Inggris dan kunci ke perpustakaan gedung parlemen kepada Julius Caesar. Hal itu akan mengubah harinya. Ada satu hal, hal lain yang sudah pasti akan terjadi yaitu hal ini akan menerakan kita kembali. Kita akan tahu bahwa kita bukanlah keajaiban bahwa kita hanyalah seekor bebek dalam gerombolan, kita bukanlah satu-satunya anak di sini, dan saya raa itulah hal yang sangat mendasar untuk dipelajari. Kita bukanlah keajaiban. Hal ketiga yang akan dikatakan mungkin agak tidak jelas namun saya rasa penting dan menarik yaitu, jika Anda menangkap sinyal yang datang dari masyarakat yang lebih maju, karena pasti akan ada yang lebih maju, hal itu akan menyatakan sesuatu tentang kemungkinan bahwa kita tidak menghancurkan diri kita sendiri. Karena mereka bisa bertahan hidup dengan teknologi mereka, kita juga akan dapat melakukannya. Biasanya saat Anda melihat alam semesta Anda melihat ke masa lalu. Hal itu sangat menarik bagi para kosmolog. Namun dalam hal ini, Anda sebenarnya dapat melihat ke masa depan, tidak jelas, namun Anda dapat melihatnya. Jadi itulah hal yang akan muncul jika kita menangkap sinyal. Kini, saya akan sedikit berbicara tentang hal yang terjadi bahkan pada saat ini, yaitu SETI, hal ini sangat penting karena ini adalah sebuah penjelajahan, bukan sekedar penjelajahan, namun penjelajahan yang komprehensif. Saya akan mengatakan bahwa saya selalu membaca buku tentang para penjelajah, dan saya rasa itu sangat menarik. Penjelajahan Arktik, seperti Magellan Amundsen, Shackleton, ada juga Franklin di sana Scott, semua orang-orang ini, bnar-benar penjelajahan yang hebat. Dan mereka melakukannya hanya karena mereka ingin menjelajah dan mungkin Anda berkata, "Mungkin itu sembrono," namun tidak. Itu tidak sembrono, maksud saya, pikirkanlah tentang para semut. Kebanyakan semut diprogram untuk saling mengikuti dalam barisan yang panjang, namun ada beberapa semut, mungkin 1 persen dari semut itu yang tidak, itulah yang mereka sebut semut perintis, dan merekalah yang berkeliling. Merekalah yang Anda temukan di atas dapur. Anda akan menangkapnya dengan jempol Anda sebelum mereka menemukan gula atau ang lainnya. Namun semut itu, walaupun kebanyakan tidak kembali, semut-semut itulah yang penting bagi kelangsungan hidup dari gerombolannya. Jadi penjelajahan itu penting. Saya selalu berpikir bahwa penjelajahan itu penting dalam hal dapat menjelaskan apa yang saya pikir penting bagi masyarakat kita, yaitu kurangnya pengetahuan ilmiah, kurangnya kemampuan untuk memahami ilmu pengetahuan. Lihat, sudah banyak yang menulis tentang kemerosotan kemampuan ilmiah di negara ini. Anda telah mendengarnya. Inilah salah satu contohnya. Sebuah polling 10 tahun yang lalu menunjukkan bahwa sekitar sepertiga khayalak berpikir bahwa makhluk luar angkasa tidak hanya di luar sana, kita mencarinya di sana, namun mereka ada di sini. Brlayar di langit dengan kendaraan mereka dan terkadang menculik orang-orang untuk percobaan yang tidak akan disetujui orang tua mereka. Hal itu akan menarik jika benar dan pekerjaan saya aman, namun saya tidak berpikir bukti-buktinya kuat. Ada lagi, Anda tahu hal yang menyedihkan ketimbang penting. Namun ada hal penting lain yang diyakini oleh orang-orang, kemanjuran dari homeopati atau bahwa evolusi hanyalah, semacam ide gila dari para ilmuwan tanpa dasar atau, Anda tahu, evolusi, semua hal-hal semacam itu, pemanasan global. Gagasan-gagasan ini tidak benar-benar sah sehingga Anda tidak dapat mempercayai para ilmuwan. Kini kita harus menyelesaikan masalah itu karena itulah masalah yang sangat penting, dan Anda mungkin berkata, "Baiklah, bagaimana kita akan menyelesaikan masalah itu bersama SETI?" Saya akan mengatakan bahwa SETI sudah jelas tidak dapat menyelesaikannya, namun dapat menanganinya. SETI dapat menangani masalah ini dengan membawa orang-orang muda tertarik pada ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan memiliki reputasi bahwa itu adalah hal yang sulit, dan kenyataannya memang sulit, dan itu adalah hasil dari 400 tahun ilmu pengetahuan, bukan? Maksud saya, di abad ke-18, Anda dapat menjadi ahli pada bidang ilmu pengetahuan apapun dalam sehari dengan pergi ke perpustakaan jika Anda dapat menemukan perpustakaan. Di abad ke-19, jika Anda memiliki laboratorium bawah tanah Anda dapat membuat penemuan ilmiah penting di rumah Anda sendiri. Karena semua ilmu pengetahuan itu ada di sana dan menunggu untuk ditemukan. Kini hal itu tidak lagi benar. Kini, Anda harus menghabiskan bertahun-tahun di program pascasarjana dan bekerja sebagai post-doc hanya untuk menemukan apa pertanyaan penting itu. Tidak diragukan lagi itu sulit. Kenyataannya, inilah contohnya, partikel Higgs, menemukan partikel Higgs. Tanyalah 10 orang pertama yang Anda temui di jalanan, "Hei, apa anda pikir pantas kita menghabiskan miliaran franc Swiss untuk mencari partikel Higgs?" Dan saya bertaruh jawaban yang Anda dapatkan adalah, "Saya tidak tahu apa itu partikel Higgs, dan saya tidak tahu apakah itu penting." Dan mungkin kebanyakan orang bahkan tidak tahu nilai franc Swiss. Namun kita menghabiskan miliaran franc Swiss untuk masalah ini. Itu tidak membuat orang-orang menjadi tertarik pada ilmu pengetahuan karena mereka tidak dapat memahaminya. SETI, di sisi lain, sangatlah sederhana. Kita akan menggunakan antena besar dan kami akan mencoba mencuri dengan sinyal. Semua orang dapat memahaminya. Secara teknologi, memang ini sangat rumit, namun semua orang tahu. Itu salah satu hal. Hal lainnya adalah, ilmu pengetahuan itu menarik, menarik karena kita tertarik secara alami akan makhluk cerdas yang lain, dan saya rasa itulah salah satu sifat alami kita. Maksud saya, kita telah diprogram untuk tertarik pada makhluk yang akan menjadi, saingan kita, atau jika Anda berpikir romantis, pasangan kita. Maksud saya, ini sama saja dengan ketertarikan kita akan benda bergigi besar, bukan? Kita tertarik dengan benda bergigi besar, dan Anda dapat melihat nilai evolusi dari sana, dan Anda juga dapat melihat akibat praktis dari menonton Animal Planet. Anda akan sadar bahwa mereka membuat sedikit program tentang tikus. Kebanyakan tentang hewan bergigi besar. Jadi kita tertarik akan hal semacam itu. Bukan hanya kita, namun juga anak-anak. Ini memungkinkan Anda membayar di muka dengan menggunakan hal ini untuk mengikat mereka pada ilmu pengetahuan, karena SETI melibatkan berbagai jenis ilmu sudah tentu termasuk biologi, astronomi, namun juga geologi, kimia, dan berbagai disiplin ilmu yang dapat muncul secara tersamar, "Kami mencari makhluk luar angkasa." Bagi saya hal ini menarik dan penting, dan sebenarnya inilah sikap saya, walaupun saya memberikan banyak presentasi kepada orang dewasa, Anda memberi presentasi kepada orang dewasa, dua hari kemudian semua hilang. Namun jika Anda memberi presentasi kepada anak-anak, satu dari 50 anak itu akan berpikir, "Wah, saya tidak pernah memikirkannya," lalu dia akan pergi membaca buku, majalah, atau apapun. Mereka menjadi tertarik akan sesuatu. Lalu inilah teori saya, yang hanya didukung oleh anekdot, bukti anekdot pribadi, namun demikian anak-anak yang tertarik pada sesuatu di usia antara 8 dan 11 tahun, Harus di antara usia itu. Baiklah, saya memberikan presentasi kepada orang dewasa, namun saya akan mencoba membuat 10 persen dari presentasi ini kepada anak-anak kecil itu. Saya ingat ketika seseorang datang ke SMP kami, SMP saya, saya sedang duduk di kelas 6. Dan dia memberi preentasi. Saya hanya mengingat satu kata: elektronik. Seperti Dustin Hoffman dalam film "The Graduate," saat dia berkata, "plastik," apapun artinya, plastik. Jadi orang ini berkata elektronik, saya tidak ingat yang lainnya. Sebenarnya saya tidak ingat apapun yang dikatakan guru kelas 6 saya saat itu, namun saya ingat elektronik. Jadi saya tertarik pada elektronik, dan Anda tahu saya belajar untuk mendapatkan sertifikat ham. Saya menulis berbagai hal. Inilah saya saat berusia sekitar 15 tahun, melakukan berbagai halitu. Jadi dampaknya besar sekali bagi saya. Jadi itulah maksud saya, Anda dapat memberikan dampak besar pada anak-anak ini. Sebenarnya, hal ini mengingatkan saya, beberapa tahun yang lalu saya memberikan presentasi di sebuah sekolah di Palo Atto di mana ada sekitar 12 orang anak berusia 11 tahun yang datang ke presentasi ini. Saya sudah memberikan presentasi selama satu jam. Mereka semua duduk dalam bentuk setengah lingakran menatap saya dengan matanyam ada papan tulis di belakang saya dan saya memulai dengan menulis angka satu dengan 22 angka 0 di belakangnya dan berkata, "Baiklah, inilah jumlah bintang di alam semesata yang dapat kita lihat, dan angkanya sangat besar sampai-sampai tidak ada namanya." Dan salah satu anak-anak ini mengangkat tangan dan berkata, "Sebenarnya ada namanya sextra-quadra-hexa-sesuatu atau sejenisnya," Kini, jawaban anak itu menyimpang 4 buah 0, namun tidak diragukan lagi, anak itu cerdas. Jadi saya akan menghentikan kuliah ini. Saya hanya mengharuskan mereka bertanya. Sebenarnya, komentar terakhir saya kepada anak-anak itu adalah "Kalian tahu, kalian lebih cerdas dibandingkan rekan-rekan kerja saya," Kini -- (Tawa) Mereka bahkan tidak peduli akan hal itu. Mereka hanya menginginkan alamat email saya sehingga mereka dapat bertanya lebih banyak lagi. (Tawa) Saya akan mengatakan, lihatlah pekerjaan saya sebagai suatu keistimewaan karena kita berada pada masa yang khusus. Generasi sebelumnya tidak dapat melakukan percobaan sama sekali. Pada generasi berikutnya saya rasa kita semua telah sukses. Jadi bagi saya, ini adalah hal istimewa dan saat saya berdiri di depan cermin, sebenarnya saya tidak melihat diri saya. Saya melihat generasi sesudah saya. Itulah anak-anak kelas 4 SD di Huff School. Saya berbicara di sana sekitar 2 minggu yang lalu. Saya rasa jika Anda dapat menanamkan ketertarikan pada ilmu pengetahuan dan cara kerjanya, balasan yang Anda dapatkan jauh lebih besar lagi. Terima kasih banyak. (Tepuk tangan)
You can share this video by copying this HTML to your clipboard and pasting into your blog or web page. This video will play with subtitles.
You either have JavaScript turned off or have an old version of the Adobe Flash Player. To view this rating widget you
need to get the latest Flash player.
If your browser allows only "trusted sites" to execute Javascript, you should add the "googleapis.com" domain to your whitelist to allow our Flash detection to work properly.
Got an idea, question, or debate inspired by this talk? Start a TED Conversation.
Peneliti SETI Seth Shostak bertaruh bahwa kita akan menemukan makhluk luar angkasa dalam 24 tahun ke depan, atau dia akan mentraktir secangkir kopi. Di TEDxSanJoseCA, dia menjelaskan mengapa teknologi baru dan hukum peluang membuat terobosan ini menjadi sangat mungkin -- dan memperkirakan bagaimana penemuan peradaban yang jauh lebih maju dibandingkan peradaban kita dapat mempengaruhi kita di Bumi. (Difilmkan di TEDxSanJoseCA)
Seth Shostak is an astronomer, alien hunter and bulwark of good, exciting science. Full bio ยป
Translated into Indonesian by Antonius Yudi Sendjaja
Reviewed by Zainal Arif Rahman Hakim
Comments? Please email the translators above.
18:51 Posted: Oct 2011
Views 465,460 | Comments 159
14:37 Posted: Nov 2011
Views 617,647 | Comments 155
14:16 Posted: Nov 2011
Views 899,244 | Comments 127
Just follow the guidelines outlined under our Creative Commons license.
This comment will be attributed to . Not ? Sign Out.